Selasa, 31 Januari 2017

Perbedaan Media Penyimpan Internal dan Media Penyimpan External

Komputer, pasti di antara Anda sudah tidak asing dengan teknologi tersebut. Alat yang mempunyai banyak sekali fungsi dan dapat memberikan kemudahan terahadap penggunanya tersebut, ternyata telah berdampak pada kemajuan teknologin yang signifikan di dunia.

Berbicara tentang komputer, sudah barang tentu kita akan ingat dengan Media Penyimpan. Di samping mempunyai kegunaan untuk menyimpan data, ternyata Media Penyimpan pada komputer juga mempunyai fungsi untuk proses hidup komputer.
Di dalam komputer, mempunyai dua macam media penyimpan. Yaitu Media Penyimpan Internal dan Media Penyimpan External.

Pada dasarnya Media penyimpan tersebut mempunyai peranan penting pada sebuah komputer. Namun pada kedua media penyimpan tersebut juga mempunyai perbedaan. Mungkin di antara Anda sering mendengar media penyimpan external di banding dengan media penyimpan internal. Atau bahkan di antara Anda belum mendengar kedua media penyimpan tersebut.

Untuk itulah, pada pertemuan kita kali ini Saya akan sedikit memberikan penjelasan terhadap Anda tentang Perbedaan Media Penyimpan Internal dan Media Penyimpan External Pada Komputer. Untuk itu, jika pada postingan Saya kali ini bermanfaat untuk Anda, silahkan memberikan kritik dan saran pada kotak komentar di bawah ini.
  • Media Penyimpan Internal
Media Penyimpan Internal atau yang sering di sebut dengan Memory ini memang mepunyai peranan penting dalam sebuah Komputer. Pada dasarnya, komputer sangat membutuhkan Memory untuk dapat di hidupkan. Untuk lebih jelasnya, komputer akan dapat hidup jika terdapat Memory (Media Penyimpan Internal) di dalamnya. Namun sebaliknya, Komputer tidak dapat hidup jika tidak terdapat Memory di dalamnya. Berikut merupakan Memory yang terdapat pada komputer :
    • RAM (Random Access Memory)
Memory yang mempunyai fungsi untuk menyimpan data sementara pada computer. Hal ini akan mengakibatkan dalam proses penyimpanan tidak terlalu sering di simpan pada Hardisk. Semakin besar kapasitas RAM maka akan semakin cepat kinerja computer Anda.
    • ROM (Read Only Memory)
Memory yang hanya di gunakan untuk membaca data dan tidak dapat di gunakan untuk menulis data.

  • Media Penyimpan External
Media Penyimpan External merupakan memory kedua setelah memory internal. Namun bedanya adalah jika Memory Internal sangat di butuhkan Komputer untuk dapat hidup, Memory External tidak mempunyai peranan untuk itu. Memory External lebih mengarah pada fungsi untuk menyimpan data-data seperti Document, Video, Gambar. Jika Memory Internal mempunyai peranan untuk menghidupkan Komputer, tidak dengan Memory External. Walaupun tidak ada Memory External di dalam komputer, komputer masih dapat hidup. Berikut merupakan memory external yang terdapat pada komputer :
    • Hardisk
Memory yang berfungsi untuk menyimpan data-data external seperti Gambar, Video, Document dan lain-lain.
    • FlashDisk
Mungkin memory ini sudah tidak asing lagi untuk Anda. Memory yang dapat di bawa kemana-mana di samping praktis, memory ini juga sudah mempunyai kapasitas yang cukup besar mulai dari 1 GB, 4 GB, 8 GB, 16 GB, hingga 32 GB tidak menutup kemungkinan kapasitas akan terus bertambah.
      Perbedaan Media Penyimpan Internal dan Media Penyimpan External
    • FloopyDisk
Floopy Disk merupakan media penyimpan yang mempunyai bentuk seperti CD hanya saja bentuknya lebih kecil. Banyak yang menyebut memory ini dengan sebutan Disket. Namun seiring dengan kemajuan zaman, media penyimpan ini sudah di tinggalkan dan banyak yang berganti dengan CD yang mempunyai kapasitas yang lebih besar di banding dengan Disket.
    • CD
Media penyimpan ini merupakan media perkembangan dari Disket. Di samping mempunyai kapasitas yang lebih besar, CD ini mempunyai kegunaan yang lebih luas di banding dengan Disket. Untuk itu, banyak dari pengguna yang beralih pada CD dan memilih untuk meninggalkan Disket.

Komputer, pasti di antara Anda sudah tidak asing dengan teknologi tersebut. Alat yang mempunyai banyak sekali fungsi dan dapat memberikan kemudahan terahadap penggunanya tersebut, ternyata telah berdampak pada kemajuan teknologin yang signifikan di dunia.

Berbicara tentang komputer, sudah barang tentu kita akan ingat dengan Media Penyimpan. Di samping mempunyai kegunaan untuk menyimpan data, ternyata Media Penyimpan pada komputer juga mempunyai fungsi untuk proses hidup komputer.
Di dalam komputer, mempunyai dua macam media penyimpan. Yaitu Media Penyimpan Internal dan Media Penyimpan External.

Pada dasarnya Media penyimpan tersebut mempunyai peranan penting pada sebuah komputer. Namun pada kedua media penyimpan tersebut juga mempunyai perbedaan. Mungkin di antara Anda sering mendengar media penyimpan external di banding dengan media penyimpan internal. Atau bahkan di antara Anda belum mendengar kedua media penyimpan tersebut.

Untuk itulah, pada pertemuan kita kali ini Saya akan sedikit memberikan penjelasan terhadap Anda tentang Perbedaan Media Penyimpan Internal dan Media Penyimpan External Pada Komputer. Untuk itu, jika pada postingan Saya kali ini bermanfaat untuk Anda, silahkan memberikan kritik dan saran pada kotak komentar di bawah ini.
  • Media Penyimpan Internal
Media Penyimpan Internal atau yang sering di sebut dengan Memory ini memang mepunyai peranan penting dalam sebuah Komputer. Pada dasarnya, komputer sangat membutuhkan Memory untuk dapat di hidupkan. Untuk lebih jelasnya, komputer akan dapat hidup jika terdapat Memory (Media Penyimpan Internal) di dalamnya. Namun sebaliknya, Komputer tidak dapat hidup jika tidak terdapat Memory di dalamnya. Berikut merupakan Memory yang terdapat pada komputer :
    • RAM (Random Access Memory)
Memory yang mempunyai fungsi untuk menyimpan data sementara pada computer. Hal ini akan mengakibatkan dalam proses penyimpanan tidak terlalu sering di simpan pada Hardisk. Semakin besar kapasitas RAM maka akan semakin cepat kinerja computer Anda.
    • ROM (Read Only Memory)
Memory yang hanya di gunakan untuk membaca data dan tidak dapat di gunakan untuk menulis data.

  • Media Penyimpan External
Media Penyimpan External merupakan memory kedua setelah memory internal. Namun bedanya adalah jika Memory Internal sangat di butuhkan Komputer untuk dapat hidup, Memory External tidak mempunyai peranan untuk itu. Memory External lebih mengarah pada fungsi untuk menyimpan data-data seperti Document, Video, Gambar. Jika Memory Internal mempunyai peranan untuk menghidupkan Komputer, tidak dengan Memory External. Walaupun tidak ada Memory External di dalam komputer, komputer masih dapat hidup. Berikut merupakan memory external yang terdapat pada komputer :
    • Hardisk
Memory yang berfungsi untuk menyimpan data-data external seperti Gambar, Video, Document dan lain-lain.
    • FlashDisk
Mungkin memory ini sudah tidak asing lagi untuk Anda. Memory yang dapat di bawa kemana-mana di samping praktis, memory ini juga sudah mempunyai kapasitas yang cukup besar mulai dari 1 GB, 4 GB, 8 GB, 16 GB, hingga 32 GB tidak menutup kemungkinan kapasitas akan terus bertambah.
    • FloopyDisk
Floopy Disk merupakan media penyimpan yang mempunyai bentuk seperti CD hanya saja bentuknya lebih kecil. Banyak yang menyebut memory ini dengan sebutan Disket. Namun seiring dengan kemajuan zaman, media penyimpan ini sudah di tinggalkan dan banyak yang berganti dengan CD yang mempunyai kapasitas yang lebih besar di banding dengan Disket.
    • CD
Media penyimpan ini merupakan media perkembangan dari Disket. Di samping mempunyai kapasitas yang lebih besar, CD ini mempunyai kegunaan yang lebih luas di banding dengan Disket. Untuk itu, banyak dari pengguna yang beralih pada CD dan memilih untuk meninggalkan Disket.

Pengertan dan fungsi media penyimpanan pada komputer - Storage device

Storage device pada komputer merupakan media penyimpanan data pada komputer, data yang disimpan pada storage device bersifat permanen dan bukan bersifat sementara. Jadi kita bisa menghapus atau menyimpan sesuai dengan keinginan kita. Seiring perkembangan komputer, media penyimpanan juga berkembang sangat pesat sehingga baik ukuran, bentuk dan modelnya juga bervariasi sesuai dengan kebutuhan manusia. Berikut adalah komponen yang berfungsi sebagai media penyimpanan data:
  1. Hard disk, merupakan komponen yang sangat penting untuk komputer karena berfungsi sebagai media penyimpanan data dari semua sistem komputer, baik sistem operasi, data pribadi maupun aplikasi penunjang kinerja komputer.
  2. CD/DVD, merupakan media penyimpanan data yang berupa piringan. Untuk membaca data maupun menyimpan data pada CD/DVD kita memerlukan perangkat yang bernama CD/DVD ROOM yang berfungsi untuk memburning data yang akan disimpan didalam CD.
  3. Flashdisk, merupakan media penyimpanan elektronik yang mempunyai ukuran yang kecil, sehingga mudah untuk di bawa kemana-mana. Pada saat sekarang ini flashdisk merupakan perangkat yang wajib dimiliki oleh semua mahasiswa, karyawan yang bekerja di bidang komputer dan lain-lain. Kapasitas dari harddisk juga bermacam-macam, mulai dari 1 GB, 2 GB, 4GB, 8 GB, 32 GB dan seterusnya sesuai dengan kebutuhan seseorang.
  4. MMC atau Mini Memori Card merupakan media penyimpanan dengan ukuran yang sangat kecil, MMC biasanya digunakan untuk media penyimpanan pada perangkat Handphone (HP). Satuan ukuran MMC berkisar antara 512MB, 1 GB, 2 GB, 4 GB, 8 GB dan seterusnya sesua dengan kebutuhan dari setiap penggunanya.
Media penyimpanan atau storage device dari tahun ke tahun mengalami perkembangan yang sangat pesat seiring dengan kebutuhan manusia untuk menyimpan data semakin bertambah.

http://www.teorikomputer.com/2012/08/storage-device.html

Pengertian dan Macam-macam Media Penyimpanan Data Komputer

Sejak diperkenalkannya Komputer dengan cara kerja yang modern pada tahun 1940, sampai kini komputer terus mengalami perkembangan dengan sangat pesat mulai dari perangkat keras sampai dengan perangkat lunaknya. Perkembangan ini dipengaruhi oleh kebutuhan penggunanya juga dengan berbagai riset yang dilakukan untuk lebih membantu manusia dalam menyelesaikan pekerjaan.

Sistem pada Komputer memiliki 4 komponen utama dari perangkat kerasnya yaitu Central Processing Unit (CPU), Primary Storage/Memori Utama, Secondary Storage/Memori Sekunder, dan Input-output Device. Ke empat komponen itu harus ada untuk menjalankan suatu perangkat komputer agar berjalan dengan baik.

Salah satu perangkat keras yang mengalami perubahan yang sangat pesat adalah terletak pada Media Penyimpanan Data. Peran media penyimpanan data pada perangkat komputer sangat penting, karena mereka yang mengatur mengenai berjalannya sebuah proses dan menyimpan data dengan aman. Banyak jenis atau macam-macam media penyimpanan data pada komputer salah satu media penyimpanan seperti yang sering kita kenal adalah Hard disk yang biasa dipakai komputer dan Kartu Memori (memory card) yang biasa dipakai pada ponsel.

PENGERTIAN MEDIA PENYIMPANAN DATA

Computer Data Storage (Penyimpanan Data Komputer) adalah media yang digunakan dengan fungsi untuk menyimpan berbagai macam data digital yang tersedia pada perangkat komputer dengan waktu tertentu sehingga dapat dibaca dan dibuka kembali untuk diproses ulang pada perangkat. Untuk saat ini Media penyimpanan Komputer terbagi menjadi 3 kategori, yaitu Media penyimpanan Magnetik (Magnetic Disk), Media Penyimpanan Optical (Optical Disk), dan Media Penyimpanan Awan (Cloud Storage). Dan selanjutnya akan saya bahas ketiga kategori tersebut secara detail, jenis-jenis dan juga contoh dari setiap kategori tersebut.

MACAM-MACAM MEDIA PENYIMPANAN DATA

1. Penyimpanan Magnetik (Magnetic Disk)

Penyimpanan Magnetik merupakan media penyimpanan yang termasuk ke dalam penyimpanan sekuder (secondary storage) yang paling banyak dipakai pada sistem komputer modern.


Kelebihan dan Kekurangan
  • Kelebihan : Kapasitas penyimpanan pada media ini lebih besar dari media penyimpanan lainnya bahkan sudah mencapai Petabyte dan Kecepatan akses datanya tinggi.
  • Kekurangan : Harganya lebih mahal jika dibandingkan dengan media penyimpanan lainnya.

Cara Kerjanya : (Hanya beberapa) Pada saat disk digunakan, motor drive berputar dengan kecepatan yang sangat tinggi. Ada sebuah read−write head yang ditempatkan di atas permukaan piringan tersebut. Permukaan disk terbagi atas beberapa track yang masih terbagi lagi menjadi beberapa sektor. Cakram fixed−head memiliki satu head untuk tiap−tiap track, sedangkan cakram moving−head (atau sering dikenal dengan nama cakram keras ) hanya memiliki satu head yang harus dipindah−pindahkan untuk mengakses dari satu track ke track yang lainnya.

Macam-macam media dari Magnetik Disk :
  • DISKET
Pada tahun 1969, floppy disk pertama kali diperkenalkan. Saat itu hanya bisa membaca (read-only), jadi ketika data tersimpan tidak dapat dimodifikasi maupun dihapus. Ukurannya 8 inch dan dapat menyimpan data sekitar 80kB. Empat tahun kemudian, floppy disk yang sama muncul dan dapat menyimpan data sebanyak 256kB. Selain itu, memiliki kemampuan dapat ditulis kembali (writeable). Perkembangan selanjutnya, pada tahun 1990 lahir disk dengan ukuran 3 inci yang dapat menyimpan data sekitar 250 MB, atau biasa disebut juga Zip disk.
  • HARDDISK
Hard disk adalah jenis disk yang bersifat tetap, tidak perlu dikeluar-masukkan sebagaimana disket floppy. Umumnya terbuat dari bahan logam padu yang berbentuk piringan atau pelat. Sebuah hard disk biasanya terdiri dari lebih satu piringan atau lempengan yang dilapisi dengan oksida besi. Cara penyimpanan datanya hampir sama dengan disket floppy. Bahan hard disk yang keras dan kapasitas simpannya yang lebih besar, juga membedakannya dari disket floppy yang bahannya relatif elastis.
  • FLASHDISK
Flashdisk adalah piranti penyimpan dari floppy drive jenis lain dengan menggunakan kabel interface jenis USB (Universal Serial Bus). Flash drive ini bisa dibaca dan ditulis, sangat praktis dan ringan dengan ukuran berkisar 50 x 15 x 6 mm. Bahkan untuk saat ini, ukurannya semakin kecil dengan kapasitas yang jauh lebih besar, hingga mencapai 1 TB.
  • MEMORY CARD
Media penyimpanan yang banyak dipakai pada peralatan computer dan elektronik, seperti kamera digital, laptop, handphone, ipod serta video gam console
  • ZIP DRIVE
Merupakan media penyimpanan magnetic dengan head yang sangat kecil dan dapat menampung data hingga 750 MB. Format ini menjadi yang paling populer di antara produk-produk jenis super-floppy tetapi tidak pernah mencapai status standar untuk menggantikan floppy disk 3,5 inci. Kemudian, CD-RW menggantikan posisi disk Zip, dan perekam CD internal dan eksternal Zip-650 atau Zip-CD tersebut dijual dengan merek Zip.

http://www.levatra.com/2016/05/pengertian-macam-media-penyimpanan-data.html

Pengertian Media Penyimpanan

Media penyimpanan data adalah bahan fisik yang di dalamnya tersimpan data, perintah dan informasi yang dipindahkan dari dalam komputer. Media penyimpanan data disebut dengan istilahstrorage medium atau media penyimpanan sekunder (secondary storage). Media penyimpanan juga bisa sebagai alat masukkan dan alat keluaran, sebagai alat masukkan adalah pada saat data dan informasi yang ada dalam media penyimpanan dibutuhkan maka akan dibuka di komputer, proses tersebut menjadi input. Sedangkan menjadi alat keluaran adalah pada saat data dan informasi yang ada dalam komputer dipindahkan atau disimpan dalam media penyimpanan. Beberaoa jenis media penyimpanan terdiri dari:
                      I.        Falshdisk
                    II.        Memory Card/mini SD RAM
                   III.        External harddisk
                  IV.        MP3, MP4, MP5
                   V.        CD/DVD

Semuanya dapat digunakan untuk menyimpan data, gambar, video musik, dan lainnya.

http://sirfa.blogspot.com/2013/04/pengertian-media-penyimpanan.html

Peran Penting Penggunaan Media Penyimpanan Eksternal dalam Backup Data

Jika diajukan pertanyaan “Seberapa yakin anda dengan keamanan data pada komputer anda? dan apa alasannya?.” Jawaban pengguna tentu akan sangat beragam, namun dapat dipastikan banyak yang akan akan menjawab yakin aman. Alasan yang diberikan juga tentu akan lebih beragam, kebanyakan karena telah menggunakan program-program security seperti Antivirus ataupun tidak pernah menggunakan komputer untuk hal-hal yang membahayakan data. Sangat sedikit yang menjawab bahwa dirinya telah melakukan backup data dari komputer ke media penyimpanan terpisah, padahal backup merupakan proteksi keamanan paling aman pada data.
Ancaman kerusakan data bukan hanya secara virtual atau pengaruh perangkat lunak saja, namun juga dapat dipengaruhi kerusakan secara fisik semisal hardisk terbentur atau kontak dengan air yang menyebabkan tidak dapat terdeteksi. Sudah siapkah jika mengalami hal seperti demikian?. Inilah pentingnya memiliki salinan terutama data penting dari komputer pada media penyimpanan terpisah atau backup. Media penyimpanan eksternal adalah tempat paling tepat untuk melakukan backup.
Jenis dan Keuntungan Media Penyimpanan Eksternal
Media penyimpanan eksternal dapat bermacam-macam tipe mulai dari hardisk, flashdisk, memory card, hingga CD/DVD/Bluray. Kebanyakan merupakan media yang sifatnya removable atau mudah dipasang-lepas. Ini memberikan keuntungan bahwa dengan media yang removable, penyimpanan eksternal bersifat independen. Dengan sifat yang removable pula media penyimpanan eksternal dapat digunakan kapan saja dan kompatible pada berbagai perangkat, bukan hanya komputer konvensional saja.

Ketersediaan media penyimpanan eksternal dalam berbagai ukuran dan kapasitas juga merupakan keunggulan tersendiri. Memory Card misalnya, memiliki ukuran yang yang sangat kecil dengan kapasitas yang bisa dibilang cukup besar, di akhir 2013 ini saja sudah tersedia memory card dengan kapasitas 32 GB. Ukuran yang kecil juga memudahkan dalam hal penyimpanan dan tidak memerlukan tempat besar. CD/DVD/Bluray juga memiliki keuntungan sendiri sebagai media backup karena perlu proses burning untuk menulis datanya sehingga program jahat tidak akan dengan mudah menginfeksi data yang berada pada media penyimpanan ini.
Data yang Perlu Backup
Data sebaiknya minimal dikategorikan menjadi 3 jenis urgensinya yaitu penting, sedang dan biasa lebih dari 3 lebih baik. Utamakan data penting terlebih dahulu untuk dilakukan backup. Data penting ini misalnya yaitu dokumen pribadi, kerjaan kantor, tugas kuliah dan sekolah, data akun serta data urgen lain. Kelompok sedang ini misalnya data pribadi, foto-foto atau file multimedia pribadi, lagu atau video kesayangan, dan lain-lain. Sedangkan kategori biasa misalnya film atau koleksi lagu-lagu, file hiburan lain, ataupun file lainnya. Pengguna sendiri yang wajib mengelompokkan datanya kedalam-kategori-kategori tersebut sehingga tau mana data yang membutuhkan backup paling utama.

Media penyimpanan eksternal yang digunakanpun juga perlu disesuaikan. Misalnya perlu backup sebesar 1 GB, maka dapat menggunakan Flashdisk atau memory card atau DVD, tidak perlu menggunakan hardisk eksternal yang kapasitasnya hingga beratus-ratus Gigabyte. Pemisahan tempat penyimpanan berdasar kategori urgensi juga perlu dilakukan. Misalnya data penting hendaknya ditempatkan pada CD/DVD/Bluray atau flashdisk atau memory card khusus, jangan dicampur dengan data lain. Hal ini untuk kemudahan managemen serta tidak tercampur dengan data lain. Penggunaan CD/DVD/Bluray untuk data paling urgen ini paling tepat, data menjadi lebih aman karena kepingan media ini tidak dapat ditulis dengan mudah.
Kondisi Backup Diperlukan
Backup diperlukan ketika pengguna komputer mengalami kondisi tertentu. Kerusakan komputer secara fisik terutama rusaknya media penyimpanan utama tentunya yang membuat file backup berperan. Program jahat juga menjadi penyebab utama file backup diperlukan. Kondisi lain adalah ketika pengguna susah mencari atau lupa lokasi penempatan data pada komputer.
Kapan Waktu Backup
Backup tentu sangat baik dilakukan sebelum hal buruk terjadi pada data. Backup secara rutin dan terjadwal merupakan cara aman. Sistem kategori data berdasar urgensi sebelumnya dapat digunakan sebagai patokan backup. Misalnya untuk data yang penting sebaiknya dilakukan backup tepat setelah terdapat perubahan pada data tersebut, ada baiknya juga memiliki backup sebelum dan sesudah perubahan. Sedangkan untuk kategori lain dapat dilakukan backup sebulan sekali tergantung kebutuhan. Utamakan backup pada data-data yang baru yang belum pernah dilakukan backup sebelumnya. Semakin banyak memiliki data cadangan pada dasarnya semakin baik, namun yang terpenting bukan kuantitas, namun kualitas data cadanga tersebut.
Dengan tingginya resiko kehilangan data serta mudahnya melakukan backup data, masihkan tidak ingin memiliki salinan data penting pada media penyimpanan eksternal yang lebih aman?. Backup sendiri dapat dilakukan dengan menyalin secara manual ataupun menggunakan bantuan program-program backup yang banyak tersedia, program backup yang bersifat freeware atau gratispun juga tersedia banyak. Sistem Operasi biasanya juga menyediakan program backup standar bawaan masing-masing. Program atau software backup biasanya memiliki fitur untuk melakukan backup secara otomatis dan terjadwal sehingga pengguna jauh lebih dipermudah dalam hal managemen backup.
Menjaga data dengan memiliki salinan atau backup merupakan situasi paling aman dalam keadaan apapun. Media penyimpanan eksternal hadir sebagai solusi backup yang dapat diandalkan. Harga dan kualitaspun sangat terjamin dapat dijangkau pengguna komputer manapun, durasi penggunaanpun juga sangat lama. Jangan ragu untuk menyelamatkan data. Jadilah pahlawan untuk data anda sendiri.

http://ipankint.com/hardware/disk/peran-penting-penggunaan-media-penyimpanan-eksternal-dalam-backup-data/